GAMBARAN KEKERASAN ORANG TUA TERHADAP ANAK SEKOLAH DASAR SELAMA PEMBELAJARAN DARING DIMASA PANDEMI COVID-19 DI RW 09 KELURAHAN KERTASARI

Abstract

Kekerasan terhadap anak setiap tahunnya selalu meningkat. Selama pandemi covid-19, anak-anak sekolah melaksanakan pembelajaran daring hal ini menambah kasus kekerasan yang terjadi terhadap anak. Menurut PPA Polres Ciamis pada awal tahun 2020 sampai bulan november 2020 terdapat 20 kasus kekerasan fisik terhadap anak. Untuk mengetahui gambaran kekerasan orang tua terhadap anak sekolah dasar selama pembelajaran daring dimasa pandemi covid-19 di RW 09 Kelurahan Kertasari.

Metode penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain deskriptif. Jumlah sampel sebanyak 45 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode proporsional sampling yang diambil dari orang tua anak sekolah dasar di RW 09 Kelurahan Kertasari. Analisis yang digunakan adalah deskriptif.

Hasil penelitian tingkat kekerasan yang dilakukan orang tua terhadap anak sekolah dasar di RW 09 Kelurahan Kertasari mengenai kekerasan fisik dengan kategori sedang dengan hasil 77,8%, sedangkan untuk kekerasan psikis dengan kategori tinggi dengan hasil 68,9% dan untuk hasil mengenai kekerasan sosial dengan kategori sedang dengan hasil 68,9%.

Kesimpulan : penelitian ini menyatakan bahwa pada 45 responden yang melakukan kekerasan fisik dengan kategori sedang, sedangkan kekerasan psikis dengan kategori tinggi, dan kekerasan sosial dengan kategori sedang selama pembelajaran daring dimasa pandemi covid-19.

PDF (Bahasa Indonesia)